Penciptaan Hawa


Penciptaan Hawa

1600flowers_2001

           Dalam satu kesempatan, Allah SWT berfirman kepada para Malaikat, "Kau bawalah Adam itu ke langit untuk menghadap Aku, Tuhan yang Mahamulia lagi Mahabesar."

Seluruh isi langit memuji Alllah SWT. Kemudian Tuhan melihat rupa Adam. Setelah Adam dinobatkan sebagai khalifah, beliau kemudian diarak ke dalam sorga Janatul Firdaus. Namun, di dalam sorga tak seorang pun dia melihat yang serupa dengannya sebagai seorang manusia.

Adam a.s. ingin berisitirahat. Dia berbaring di atas lambung kanannya. Rasa kantuk membuatnya tertidur. Allah SWT Maha Mengetahui isi hati setiap makhluk-Nya. Demikian pula dengan keadaan Nabi Adam as., Allah SWT mengetahui Adam a.s. berduka, karena tidak memiliki seorang teman yang sejenis dengannya. Lalu diciptakanlah seorang manusia baru saat ia masih tidur. Ciptaan yang baru itu adalah Hawa.

Tatkala ciptaan itu sudah berwujud, Adam a.s. terjaga. Dia terpesona ketika melihat seseorang yang begitu indahnya telah berada di sisinya. Adam a.s. pun ingin menjabat tangan Hawa Allah SWT segera melarangnya,

Read the rest of this entry »

Advertisements

Hikayat Sang Maut


Hikayat Sang Maut

1600FG100_080

            Diriwayatkan dalam suatu hadis bahwa tatkala Malaikat Maut diciptakan oleh Allah Ta’ala, dihijabi-Nya-lah dengan sejuta hijab. Tubuh sang Malaikat itu besarnya lebih besar daripada tujuh lapis langit dan bumi. Sebelumnya ia dirantai dengan 70.000 rantai. Jarak dari tiap-tiap rantainya berjarak sama dengan tujuh ratus tahun perjalanan. Tidak ada seorang pun dari para malaikat yang mendekati dan mengetahui wujudnya.

Hanya terkadang suaranya saja yang terdengar. Hingga ketika Nabi Adam tercipta, Allah SWT menyerahkan pengurusan Malaikat Maut kepada Malaikat Izrail.

Izrail bertanya mengenai Malaikat Maut itu, "Ya Tuhanku, siapakah itu?"

Kemudian Allah menyibakkan hijab Malaikat Maut, sehingga terlihatlah sang Malaikat Maut oleh Mahikat Izrail. Dan para Malaikat yang lainnya diperintahkan oleh Allah untuk berdiri melihat Maut.

Read the rest of this entry »

MENYINGKAP PENCIPTAAN ADAM


MENYINGKAP PENCIPTAAN ADAM

1600FG100_091

QS 2: 30 yang artinya:

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi". Mereka berkata "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau? " Tuhan berfirman: "Sesugguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui"

Proses Penciptaan Adam
Allah SWT berfirman kepada Jibril, "Hai Jibril, turunlah engkau ke bumi. Ambilkan Aku segenggam tanah. Aku hendak menciptakan Adam!"

Jibril pun turun ke bumi, saat akan diambil tanah itu bergoncang hebat. Dengan ijin-Nya, Jibril dapat mendengar perkataan bumi. "Demi Allah, Tuhan Yang Maha Tinggi. Hai Jibril, jangan engkau ambil, aku takut (diriku) dijadikan sebagai khalifah, karena aku takut berbuat durhaka kepada Tuhan seru seluruh alam. Dan aku sangat takut terhadap siksa neraka."

Jibril pun kembali kepada Allah SWT. la melaporkan sikap bumi yang menolaknya untuk dijadikan sebagai bahan penciptaan Adam. Jibril bersedia diperintahkan sekali lagi, namun Allah SWT memerintahkan malaikat Mikail yang harus mengambil tanah di bumi. Mikail pun mengalami perlakuan seperti halnya Jibril. Seperti juga Jibril, Mikail pun melaporkan hasil kerjanya kepada Allah SWT, dan siap pula menjalankan perintahnya sekali lagi. Namun, Allah tidak memerintahkan lagi Mikail, melainkan malaikat Israfil yang akan mengambilnya. Israfil juga disumpahi oleh bumi agar tidak mengambil bagian dirinya. Setelah melaporkannya kepada Allah SWT, Dia memerintahkan malaikat Izrail.

Sebagaimana ketiga Malaikat tadi, Izrail pun disumpahi agar tidak mengambil tanah, namun izrail mengatakan, "Hai bumi, bahwa engkau menyumpahiku ini telah kuketahui. Akan tetapi ini bukan kehendakku, melainkan atas firman Allah Tuhan semesta alam pula”. Luruhlah hati bumi mendengar perkataan dari Izrail itu. Izrail kemudian mengambil tanah di muka bumi. Tangannya menembus sampai ke lapisan bumi ketujuh untuk mengambil tanah. Bekas tempat pengambilan tanah itu konon menjadi Lautan Qulzum. Tanah itu pun kemudian dibawa menghadap kepada Allah SWT. Tanah yang diambil berwarna-warni : hitam, putih, merah, biru, hijau dan kuning. Oleh karena itulah, anak cucu Adam kelak akan beragam warna-warna kulitnya pada tiap bangsa atau etnis.

Read the rest of this entry »

MENGELILINGI LANGIT BERSAMA NABI SULAIMAN


MENGELILINGI LANGIT BERSAMA NABI SULAIMAN

star0002

         “Dan sesungguhnya Kami telah memberi ilmu kepada Daud dan Sulaiman; dan keduanya mengucapkan. Segala puji bagi Allah yang melebihkan kami dari kebanyakan hamba-hamba-Nya yang beriman". (Q.S. 27:15)

Nabi Sulaiman adalah seorang nabi yang kehidupannya banyak diliputi oleh keajaiban-keajaiban. Dari mulai pengalaman mistisnya hingga kepemilikan kekayaan duniawinya begitu mencengangkan siapapun. Tentunya sebagai seorang nabi, itu semua adalah karena mukjizat yang datang dari Allah SWT semata untuk membuktikan kebenaran kenabiannya, yang memang kondisi pada jaman itu menghendaki seorang nabi memiliki keajaiban-kejaiban sedemikian. Berikut ini kisahnya ketika Sulaiman a.s. diajak oleh seorang Raja Jin untuk mengelilingi langit.

Sejak kecil Nabi Sulaiman a s. telah diperkenalkan kepada dunia-dunia lain selain dari dunia ini. Tersebutlah kisahnya ketika ibunda Nabi Sulaiman a.s., yang memiliki kenalan seorang raja jin yang bernama Thoyib, mengajukan suatu keinginan kepadanya,

"Wahai Raja, mengapa anakku, Sulaiman, kau diamkan saja. Ajaklah ia berkeliling-keliling untuk bertamasya melihat-lihat ke pulau-pulau yang ghaib-ghaib, agar ia tahu alam yang halus-halus di seluruh samudera dan di seluruh gunung yang penuh dengan keindahan dan penuh dengan keajaiban dilihat oleh mata biasa itu."

Read the rest of this entry »

KISAH PENCIPTAAN NUR MUHAMMAD


KISAH PENCIPTAAN NUR MUHAMMAD

star0013

       Suatu hari Sayidina Ali, karamallahu wajhahu, misan dan menantu Nabi Suci SAW bertanya,

"Wahai (Nabi) Muhammad, kedua orang tuaku akan menjadi jaminanku, mohon katakan padaku apa yang diciptakan Allah Ta’ala sebelum semua makhluk ciptaan?"

Beliau menjawab : "Sesungguhnya, sebelum Rabbmu menciptakan lainnya, Dia menciptakan dari Nur-Nya nur Nabimu."

Di Hadist yang lain, yang diiiwayatkan dari Abdurrazaq ra yang diterimanya dari Jabir ra, bahwa Jabir pernah bertanya kepada Rasulullah saw, "Ya Rasulullah, beritahukanlah kepadaku, apakah yang mula-mula sekali Allah jadikan?".

Rasulullah saw menjawab : "Sesungguhnya Allah ciptakan sebelum adanya sesuatu adalah nur Nabimu dari Nur-Nya."

Nur Muhammad itu sudah ada sebelum adanya segala sesuatu di alam ini. Nur Muhammad dianugerahi tujuh lautan : Laut Ilmu, Laut Latif, Laut Pikir, Laut Sabar, Laut Akal, Laut Rahman, dan Laut Cahaya.

Read the rest of this entry »

Kebinasaan Qaaruun


Kebinasaan Qaaruun

        gold1600_1012

       Qaaruun alaihila’nah dibinasakan pada hari Rabu. Sebelumnya, ia adalah salah seorang kaum Nabi Musa dan juga sebagai menantunya. Ketika Allah memerintahkan  kepada Nabi Musa agar menuliskan Taurat dengan tulisan emas, Musa berkata: “Ilaahii, dari mana saya mendapatkan emas?”

Maka Allah lalu mengajarkan kepada Musa ilmu kimia.Sedangkan Qaaruun pada waktu itu masih sebagai seorang yang miskin, dengan "keluarga besar”. Ia banyak beribadat kepada Tuhannya, malam ia bangun beribadat, siang ia berpuasa. Melihat keadaannya itu, timbullah rasa kasihan di hati Musa alaihissalaam.

Read the rest of this entry »

RAHASIA PENCIPTAAN LANGIT DAN BUMI


RAHASIA PENCIPTAAN LANGIT DAN BUMI

       star0014

       Kata ibnu Abbas r.a. bahwa pada waktu Allah SWT hendak menciptakan tujuh lapis langit dan bumi, yang pertama kali diciptakan adalah permata putih; 70.000 tahun lamanya menghampar. Lalu Allah SWT melihat hasil karyanya itu, maka bergoncanglah permata dengan hebatnya karena menyaksikan keagungan Allah SWT. Akhirnya, permata itu pun hancur. 70.000 tahun lamanya berputar-putar. Lalu menjadi air lautan. Lautan itu meluap-luap, dan berlangsung 70.000 tahun lamanya juga. Allah SWT pun menciptakan api untuk menghanguskan air lautan tersebut. Air pun berasap dan berbuih. Buih-buih berkumpul menjadi lumpur. Dari lumpur inilah, Allah SWT menciptakan bumi. Dan dari asapnya itulah Allah menciptakan tujuh lapis langit.

Read the rest of this entry »

« Older entries Newer entries »