Kambing Berlutut


Kambing Berlutut

Batin manusia seperti rimba. Kadang-kadang serigala berkuasa, terkadang babi-babi liar. Berhati-hatilah ketika kamu bernafas.

Sekali waktu sifat yang lembut dan pemurah bagaikan Yusuf, berganti menjadi sifat yang lain. Pada waktu yang lain, sifat-sifat yang jahat bergerak secara tersembunyi.

Kearifan bergeser sejenak menjadi sapi! Kuda yang meradang dan membangkang tiba-tiba menjadi tunduk dan patuh. Beruang mulai menari, kambing berlutut!

Kesadaran manusia berubah menjadi anjing, dan anjing menjadi gembala, atau pemburu. Di Gua Ashabul Kahfi, bahkan anjing pun menjadi pencari makrifat.

Setiap saat, makhluk baru bangkit di dalam dada –kadang setan, kadang malaikat, kadang binatang buas. Bahkan di rimba yang menakjubkan ini ada mereka yang dapat menyerapmu ke dalam kepasrahan mereka sendiri. Jika kamu harus mencuri sesuatu, curilah dari mereka. (Matsnawi II:1416-1429)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: